Cara Efektif Mengobati Diare
3400-obat-diare.jpg

Penyakit Diare merupakan masalah global yang menjadi penyebab kematian pada anak nomor dua setelah pneumonia. Berdasarkan data, hampir sembilan juta anak usia di bawah lima tahun meninggal setiap tahun akibat penyakit ini. Kebanyakan orang yang meninggal akibat diare disebabkan oleh dehidrasi berat dan kehilangan cairan. Anak-anak yang kekurangan gizi atau memiliki gangguan kekebalan serta orang-orang dengan HIV adalah yang paling berisiko terhadap komplikasi kematian.

 

Diare sering dikaitkan dengan infeksi gastrointestinal (saluran cerna), yang dapat disebabkan oleh berbagai macam organisme seperti bakteri, virus dan parasit. Mikrorganisme tersebut menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi, atau bisa juga dari orang ke orang sebagai akibat dari kebersihan yang buruk, misalnya tidak cuci tangan sebelum memegang makanan atau makan tanpa cuci tangan terlebih dahulu.

 

 

Apa Penyebab Diare?

Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa salah satu penyebab diare adalah infeksi, namun ada juga penyebab lainnya, ringkasnya sebagai berikut:

 

Infeksi. Dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, dan parasit. Sumber penyebaran yang paling sering adalah memalui air yang terkontaminasi oleh tinja atau kotoran. Dengan demikian penyakit ini lebih sering terjadi pada lingkungan dengan sanitasi air bersih yang kurang memadai, baik untuk minum, memasak dan mencuci (terutama peralatan makan). Rotavirus dan Bakteri Escherichia coli merupakan dua agen penyebab diare yang paling sering di negara berkembang.

 

Malnutrisi. Anak-anak yang kekurangan gizi akan lebih berisiko tinggi terkena penyakit ini, dan diare itu sendiri akan menyebabkan gejala yang lebih buruk bagi mereka. Karena setiap terkena mencret, maka sudah pasti akan membuat mereka kekurangan gizi yang lebih buruk. Maka tak heran bahwa gizi buruk pada anak balita paling sering disebankn oleh diare kronis.

 

Penyebab Diare lainnya. Mencret juga dapat menular dari orang ke orang, diperburuk oleh kebersihan pribadi yang buruk. Makanan merupakan penyebab utama diare ketika disiapkan atau disimpan dalam kondisi yang tidak higienis. Air dapat mengkontaminasi makanan selama pencucian. Ikan dan seafood dari air yang tercemar juga dapat menyebabkan diare.

 

Upaya Mengobati Diare

Sebagian besar diare dapat sembuh dengan sendirinya setelah dua sampai tiga hari, dan paling sering membutuhkan waktu satu hingga dua minggu. Satu-satunya pengobatan diare yang paling diperlukan adalah mencegah dehidrasi, yang dapat dilakukan dengan minum cairan pengganti dan campuran elektrolit (Oralit). Kecukupan mineral seperti natrium, magnesium, kalsium dan kalium sangat penting dalam menjaga fungsi tubuh dan kelistrikan jantung agar tetap berdetak normal.

 

Obat-obatan yang fungsinya menghentikan diare tidak dianjurkan untuk orang-orang dengan diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau parasit karena dapat memperpanjang infeksi dan membuat mencret malah menjadi lama tak sembuh-sembuh. Pada kasus seperti ini, dokter bisanya meresepkan antibiotik. Sedangkan diare yang disebabkan oleh virus akan sembuh dengan sendirinya dengan atau tanpa obat.  

 

Langkah Pencegahan

Meskipun penyebab diare itu bermacam-macam, namun kita dapat mencegahnya melalui langkah-langkah berikut ini.

 

Cuci tangan lebih sering. Gunakan sabun untuk mencuci tangan selama 20 detik. Gunakan pembersih tangan saat tidak ada air dan sabun. Mudahkan akses ke air minum yang bersih dan aman; Sediakan sanitasi air yang baik; Pada bayi, terapkan ASI eksklusif selama enam bulan; Kebersihan pribadi yang baik dan mengonsumsi hanya makanan yang bersih; Vaksinasi rotavirus.

 

Dengan memahami seluk beluk penyakit diare, saya berharap pembaca sekalian dapat lebih terarah harus bagaimana bertindak dalam hal pencegahan dan mencari pertolongan yang tepat apabila ada yang mengalami penyakit ini.

 

Chania
   9
 
gmbr
Cinque Terre

img img img img
img
img
www.000webhost.com