Cara Mengubah Masalah Menjadi Peluang
2125-570090-John-Adams-Quote-Every-problem-is-an-opportunity-in-disguise.jpg

Mungkin kedengarannya teoritis, bahwa di setiap permasalahan yang muncul sebenarnya ada peluang untuk maju atau berhasil. Bagaimana jika masalah tersebut sangat kompleks, jangankan menemukan peluang, untuk mengurai masalah dan menemukan pokok permasalahan yang sesungguhnya saja sulit bahkan kadang menemui jalan buntu. Mari kita kaji bersama ;

 

Menghadapi sebuah masalah diperlukan mindset atau cara pikir yang benar. Cara berfikir yang salah akan mengakibatkan penyelesaian masalah yang salah, bahkan dapat menimbulkan masalah baru lagi. Pengertian umum problem atau masalah adalah perbedaan antara situasi yang dihadapi dan situasi yang diharapkan atau dengan bahasa sederhana adalah masalah terjadi saat seseorang atau sesuatu hal tidak bekerja seperti yang seharusnya.

 

Melihat pengertian problem maka itu akan selalu bisa muncul seiring dengan adanya kegiatan atau kondisi atau proses yang terus berlangsung. Secara mudahnya masalah akan selalu ada selama masih ada kehidupan baik pribadi, keluarga ataupun perusahaan. Dengan demikian jelas bahwa problem tidak bisa dihindari namun harus dihadapi.

 

Jadi jika masalah datang baik itu pribadi maupun perusahaan, mulai dengan melihat semua masalah sebagai peluang, dan kemudian mulai memikirkan cara untuk merekayasa ulang sebuah proses, maka ketika Anda melakukannya akan  menemukan bahwa kesempatan benar-benar ada dimana-mana.

 

Langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menemukan peluang adalah:

 

Pertama: Fixing the problem. Artinya lakukan dengan menggunakan data atau informasi yang ada dengan teliti untuk memastikan problem yang terjadi, jangan rancu dengan gejala yang muncul. Sebagai contoh jika dikatakan kualitas painting tidak bagus, bagaimana kondisinya, apa perbedaan dan standard yang ditetapkan, seberapa sering masalah itu muncul?

 

Kedua: Improving the condition. Dengan problem yang mulai dapat didefinisikan dengan lebih jelas, lakukan pengkajian dengan menambahkan informasi-informasi. Untuk contoh di atas perlu informasi lanjutan dari beberapa sisi internal baik produksi, engineering, quality, dan marketing

 

Ketiga: Creative Problem Solving. Problem yang sudah semakin selanjutnya harus dicari jalan keluarnya dengan kreatif. Ini memerlukan kontribusi pihak-pihak terkait untuk munculnya ide-ide kreatif.

 

Salah satu tips yang bagus adalah apa yang diajarkan oleh Albert Einstein: “Kita tidak dapat menyelesaikan masalah dengan berfikir pada level yang sama pada saat masalah itu muncul.” Jadi memang harus kreatif mencari cara mengatasi problem. Dengan menggunakan pengetahuan dan kemampuan yang sama tidak akan berhasil dalam jangka panjang.

 

Keempat: Finding Opportunity. Melalui pemaparan permasalahan dan alternative solusi yang sudah dilakukan dengan langkah-langkah yang tepat, membuka peluang untuk menemukan kesempatan-kesempatan baru yang terbuka.

 

Kesimpulannya jika ada problem dihadapi dengan mindset dan langkah-langkah yang benar, disitulah akan ditemukan peluang-peluang baru

 

Chania
   6
 
gmbr
Cinque Terre

img img img img
img
img
www.000webhost.com