Cara Menjadi Manusia Yang Ramah Lingkungan
6059-Eco-Cars.jpg

Pandangan berbeda perlu di tunjukan dalam rangka penghematan energi. Pandangan terhadap energi tidak lagi di terjemahkan sebagai “pendukung” kehidupan manusia tetapi energi di pandang sebagai bagian dari diri manusia itu sendiri. Akibat dari pandangan ini adalah bahwa manusia sekarang tidak bisa bebas menggunakan energi. Karena keberlanjutan kehidupan manusia di tentukan pula oleh keberlanjutan energi.

 

Untuk itu mulai sekarang manusia harus berperilaku yang selaras dengan alam yaitu dengan menjadi manusia hijau. Manusia hijau di artikan sebagai manusia yang menerapkan perilaku yang ramah lingkungan dalam penggunaan energi. Beberapa perilaku yang dapat di lakukan adalah :

 

  1. Gunakan kendaraan yang ramah lingkungan. Meskipun kendaraan bermotor yang benar-benar ramah lingkungan belum ada tetapi kita dapat meminimalisir penggunaan energi dengan cara menggunakan kendaraan yang telah terbukti irit dalam konsumsi bahan bakar sekaligus menghasilkan gas buang lebih sempurna. Gunakan motor dengan teknologi injeksi akan jauh lebih hemat bahan bakar dari pada motor dengan sistem karburator. Penggunaan sepeda kayuh dan sepatu roda dapat menjadi alternatif lain apabila jarak yang di tempuh tidak terlalu jauh.
  2. Gunakan bahan bakar ramah lingkungan. Bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan untuk kendaraan telah banyak di hasilkan. Penggunaan Pertamax dengan EcoSave Technology adalah pilihan tepat untuk penghematan energi. Pertamax telah terbukti mampu mengirit sampai 30% bahan bakar di bandingkan bensin/premium. Selain itu Pertamax juga menggunakan 5% bioetanol yang dapat mengurangi polusi udara secara signifikan.
  3. Jadilah Green Driver. Perilaku green driver adalah perilaku mengendarai kendaraan dengan kecepatan relatif konstan dengan mengurangi frekuensi penginjakan pedal gas secara mendadak dan pengereman. Dengan cara ini maka penggunaan energi akan lebih efisien. Selain itu pengendara yang bijak akan mematikan mesin kendaraan ketika menghadapi kondisi jalanan macet atau pada pemberhentian lampu merah dengan waktu tunggu yang cukup lama.
  4. Lakukan Pengecekan Tekanan Angin Ban. Tekanan angin yang cukup dapat menjaga kondisi kendaraan kita lebih optimal dan menghemat 5% penggunaan bahan bakar. Dengan kondisi ban yang optimal dapat menghemat konsumsi bahan bakar sampai 150 kg CO2 untuk setiap 10.000 mil berkendara.
  5. Rawat Dengan Baik Kendaraan Anda. Secara rutin biasakanlah service berkala di bengkel resmi atau bengkel langganan Anda. Kondisi komponen mesin seperti filter udara, ISC, filter bensin dan filter oli harus diganti secara rutin untuk menjaga performa mesin tetap optimal sehingga BBM akan lebih irit.
  6. Gunakan Transportasi Umum. Ada baiknya untuk menggunakan transportasi umum seperti bus, angkot, ataupun kereta. Dengan cara ini akan membantu penghematan energi dan mengurangi polusi udara.

 

Chania
www.000webhost.com