Cara Memilih Perusahaan Yang Terbaik Untuk Melamar Kerja
4266-looking-for-job.jpg

Memilih perusahaan merupakan hal pertama yang harus dilakukan oleh para lulusan baru, banyak sekali perusahaan yang ada di Indonesia, apalagi di kota-kota besar Indonesia. Namun sangat sedikit para lulusan baru yang benar-benar memahami bagaimana membedakan perusahaan yang bonafide (terpercaya) dan perusahaan yang kurang bonafide (kurang terpercaya). Disini kita akan membahas satu persatu mulai dari jenis perusahaan sampai triks untuk memilih yang paling baik untuk kita lamar, tentu kita ingin bekerja di perusahaan yang terbaik bukan? Oke, mari kita simak..

 

Pertama, berdasarkan kepemilikan perusahaan perusahan dibedakan menjadi beberapa kelompok, antara lain :

  1. Perusaahaan Negara, atau kita lebih familiar dengan singkatan BUMN (Badan Usaha Milik Negara), perusahaan ini dimiliki sepenuhnya atau sebagian besar oleh negara, biasanya perusahaan ini bergerak dibidang-bidang strategis yang mencakup hajat hidup orang banyak, hal ini sesuai amanat UUD 45 bahwa hal-hal yang menyangkut hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Perusahaan BUMN sebagian besar adalah perusahaan bonefide karena dukungan negara sangat kuat baik dari segi pendanaan maupun kebijakan kebijakan strategis yang akan disesuaikan dengan kemampuan BUMN. Contoh perusahaan ini antara lain : Pertamina, PLN, PGN (Perusahaan Gas Negara), Telkom, Bank Mandiri, BRI, BTN, Jasamarga dll
  2. Perusahaan Swasta, perusahaan swasta merupakan perusahaan yang dimiliki oleh pihak swasta, atau mayoritas kepemilikan sahamnya adalah pihak swasta. Pihak swasta ini bisa sangat beragam, baik dari swasta nasional maupun swasta asing yang menanamkan modalnya di Indonesia, swasta asing biasa kita sebut Perusahaan PMA (Penanaman Modal Asing) sedangkan swasta nasional biasa kita sebut Perusahaan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri)

 

Kedua, berdasarkan skala modal dalam kepemilikan perusahaan. Sebenarnya dalam kategori ini ada cukup banyak jenis perusahaan, namun disini kita akan bahas jenis-jenis yang paling dominan, antara lain :

 

  1. Persekutuan Komanditer (CV), perusahaan jenis CV ini cukup banyak kita temui, perusahaan ini adalah perusahaan yang didirikan oleh 2 orang atau lebih yang saling andil bagian dalam penanaman modal awal. Perusahaan ini didirikan dengan akta notaris dan disahkan oleh pengadilan tata usaha daerah setempat, dan tidak perlu disahkan atau didaftarkan sampai ke pemerintah pusat.
  2. Perseroan Terbatas (PT), perusahaan jenis PT ini adalah perusahaan yang didirikan oleh 2 orang atau lebih yang saling andil bagian dalam penanaman modal awal dengan total modal lebih dari 50juta rupiah. Perusahaan ini didirikan dengan akta notaris dan didaftarkan sampai ke pemerintah pusat melalui Kemenkuham
  3. Perseroan Terbatas dengan status Terbuka (PT .Tbk), Perusahaan jenis .Tbk ini berarti sudah mendaftarkan perusahaan ke bursa efek (pasar saham) sehingga orang luar dapat membeli saham (kepemilikan) perusahaan secara terbuka (bebas) untuk volume saham tertentu. Nah perusahaan jenis ini nilai sahamnya akan sangat bergantung dengan kinerja diinternal perusahaan, ketika kinerjanya baik nilai sahamnya bisa meroket naik, namun jika kinerja diinternal perusahaan buruk maka nilai sahamnya bisa terjun bebas.

 

Ketiga, setelah kita mengetahui beberapa jenis perusahaan seperti penjelasan diatas, langkah selanjutnya adalah bagaimana kita menentukan perusahaan mana yang cocok dengan kita, dan tentu jangan sampai perusahaan yang kita lamar adalah perusahaan abal-abal yang tidak cukup mampu memberikan kesejahteraan bagi karyawannya. Berikut adalah beberapa triknya :

 

  1. Pilihlah perusahaan yang memiliki operasi bisnis secara nasional atau bahkan multi nasional, nasional artinya perusahaan tersebut memiliki produk yang dipasarkan secara nasional atau perusahaan tersebut memiliki beberapa cabang di beberapa wilayah indonesia. Perusahaan yang memiliki operasi bisnis secara yang besar sudah barang tentu memiliki omset yang besar, sehingga dapat kita percaya untuk menjadi ladang penghasilan.
  2. Pilihlah perusahaan yang sudah Terbuka (.Tbk) artinya perusahan tersebut tidak hanya dimiliki oleh seseorang atau sekeluarga tertentu, tetapi dimiliki oleh pihak-pihak lain yang menanamkan uangnya diperusahaan tersebut, sehingga kinerja perusahaan terus dipantau oleh pihak eksternal, oleh karena itu secara management tidak akan sembarangan dalam mengelola perusahaan, seperti yang telah dijelaskan diatas jika kinerja perusahaan turun, nilai sahamnya pun akan turun dan ini akan berakibat pada valuasi perusahaan yang semakin murah. Oleh karena itu, management perusahaan akan mati-matian agar kinerja perusahaan selalu baik, sehingga valuasinya pun terus meningkat, dan juga sahamnya semakin mahal.
  3. Pilihlah perusahaan yang sahamnya masuk dalam kategori blue chip, blue chip artinya sahamnya menjadi incaran para investor, kenapa menjadi incaran? Sudah pasti karena kinerjanya yang bagus, kapitasi perusahaan yang besar dan jumlah saham di publik yang cukup besar sehingga nilai sahamnya sulit untuk dimanipulasi. Bagaimana kita mengetahui saham mana yang masuk kategori blue chip? Kita dapat mencari via google, atau di halaman khusus kompas cetak juga dapat kita lihat.
  4. Pilihlah perusahaan yang memberikan benefit paling lengkap, bukan gaji paling besar. Sebagai pekerja kita pasti sangat senang dengan gaji besar yang ditawarkan, namun tunggu dulu, kita harus tanyakan apa saja fasilitas lain yang kita dapatkan, hanya gaji saja atau ada yang lain. Karena terkadang perusahaan tertentu sengaja meniadakan fasilitas bagi karyawan agar gaji dapat dinaikan. Hal ini tentu menggiurkan, namun jika kita terjadi kecelakaan atau hal lain yang tidak kita inginkan, kita perlu tanyakan apakah ada jaminan atau tidak.
  5. Pilihlah perusahaan yang membuka lowongan sesuai kompetensi kita, jangan asal melamar diperusahaan besar namun sebenarnya tidak ada posisi yang pas dengan kompetensi yang kita miliki. Hal ini penting agar kita dapat diterima, karena pada tahap interview pasti perusahaan akan menanyakan tentang kemampuan yang kita miliki, jika kemampuan kita tidak relevan, sudah barang tentu kita akan terpinggirkan alias gagal.

 

Demikian cara memilih perusahaan yang bonafide, kami hadirkan untuk Anda, semoga bermanfaat. Salam

Chania
   57
 
gmbr
Cinque Terre

img img img img
img
img